Proses & konsep · Bentang alam

Tanah

Ringkasan bersumber

Tanah berkembang melalui interaksi bahan induk, organisme, iklim, topografi, dan waktu, bersama pergerakan air serta transformasi material. Proses pembentukannya menghasilkan sifat yang berbeda dari bahan batuan atau sedimen asalnya. Bahan organik dan ruang pori berperan dalam penyimpanan air serta dukungan bagi kehidupan. Nama bahan induk tidak sendiri menentukan kesuburan atau kedalaman tanah; pemeriksaan profil dan kondisi lokasi diperlukan untuk menjelaskan sifatnya.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-132 sumber ↗

Nama lain: Soil · Pedogenesis

Skema bahan organik, ruang pori, dan bahan induk tanah dengan pengaruh organisme, iklim, topografi, waktu, serta air.
Pembentukan tanah. Ilustrasi orisinal pembentukan tanah. Susunan warna tidak menetapkan horizon universal, kesuburan, atau ketebalan nyata. [1], [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

01 · Profil

Faktor pembentukan

Model pembentukan tanah memperhatikan bahan induk, organisme termasuk manusia, waktu, iklim, dan topografi. Interaksi faktor tersebut membentuk karakter fisik, kimia, dan biologis; lokasi dengan batuan asal sama dapat memiliki perkembangan tanah berbeda.

02 · Profil

Organik dan ruang pori

Sisa tumbuhan serta hewan yang terurai memasok bahan organik. Bahan ini memengaruhi ruang pori dan kemampuan menyimpan air, sementara aktivitas mikroba memengaruhi ketersediaan hara dan bentuk penyimpanan karbon.

03 · Profil

Contoh bahan induk vulkanik

Di Craters of the Moon, tanah pada lava basalt muda berkembang dalam retakan bersama pelapukan batu dan masukan debu angin. Contoh setempat memperlihatkan peran bahan induk serta endapan baru, bukan aturan kesuburan untuk semua tanah vulkanik.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.