Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Sphalerite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | S, Zn |
| Rujukan pertama pada Master List | Generum et Specierum Mineralium, Secundum Ordines Naturales Digestorum Synopsis. Anton, Halle (1847), 13 |
| Rujukan kedua terpilih | Minerals 10 (2020), 822 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM4 · Fase primer kondrul (Primary chondrule phases); PM5 · Fase primer asteroid (Primary asteroid phases); PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM12 · Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean (Hadean hydrothermal subsurface sulfide deposits); PM15 · Vent hidrotermal black smoker (Black smokers); PM23 · Alterasi subaerial (Subaerial alteration); PM32 · Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn (Ba-Mn-Pb-Zn metamorphics); PM33 · Endapan logam hidrotermal (Hydrothermal metal deposits); PM34 · Pegmatit granit kompleks (Complex granite pegmatites); PM36 · Karbonatit dan kimberlit (Carbonatites & kimberlites); PM37 · Formasi beku berlapis (Layered igneous formations); PM38 · Ofiolit (Ophiolites); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization); PM50 · Mineral batubara dan serpih minyak (Coal and/or oil shale minerals); PM54 · Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain (Coal and other mine fire minerals) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Sphalerite pada sumber adalah ZnS. Simbol unsur yang tercantum: S, Zn. Formula sumber tidak memiliki subskrip. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Sphalerite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Kubik (cubic). Notasi grup ruang yang tercantum: F-43m. Sistem kubik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label sistem ini tidak menetapkan ukuran kristal maupun kekerasannya. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Sphalerite tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1980 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country berisi "unknown", sehingga negara penemuan awal tidak dijelaskan pada baris sumber ini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Sphalerite: Generum et Specierum Mineralium, Secundum Ordines Naturales Digestorum Synopsis. Anton, Halle (1847), 13. Rujukan kedua terpilih adalah Minerals 10 (2020), 822. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Sphalerite dengan PM4 (Fase primer kondrul); PM5 (Fase primer asteroid); PM6 (Fase sekunder asteroid); PM12 (Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean); PM15 (Vent hidrotermal black smoker); PM23 (Alterasi subaerial); PM32 (Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn); PM33 (Endapan logam hidrotermal); PM34 (Pegmatit granit kompleks); PM36 (Karbonatit dan kimberlit); PM37 (Formasi beku berlapis); PM38 (Ofiolit); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik); PM50 (Mineral batubara dan serpih minyak); PM54 (Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain). Kategori ini mencatat mineral sebagai fase primer pada kondrul, komponen kecil dalam meteorit. Istilah primer membedakan hubungan pembentukan awalnya dari perubahan mineral yang terjadi kemudian. Mode ini menghubungkan spesies mineral dengan fase primer pada lingkungan asteroid. Kategori tersebut menerangkan konteks pembentukan awal, tanpa menyatakan bahwa semua temuan spesies itu berasal dari asteroid. Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Mode ini mencatat endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan dalam kerangka Hadean yang digunakan kompilasi. Istilah tersebut menghubungkan pengendapan mineral dengan fluida dan konteks geologi awal, bukan memberikan umur sampel tertentu. Mode ini menempatkan mineral dalam lingkungan vent hidrotermal laut tipe black smoker. Konteks vent menunjukkan keterkaitan dengan fluida hidrotermal di dasar laut, bukan karakter umum semua endapan daratan. Mode ini menghubungkan spesies dengan alterasi dalam lingkungan subaerial, yaitu lingkungan daratan yang terpapar atmosfer. Istilah alterasi menjelaskan perubahan bahan sebelumnya tanpa menetapkan satu mekanisme untuk setiap lokasi. Mode ini menggunakan kelompok metamorf yang dicirikan oleh konteks barium, mangan, timbal, dan seng. Label kelompok menjelaskan asosiasi geologi dan tidak berarti keempat unsur wajib hadir dalam formula setiap mineral. Kategori ini menghubungkan spesies dengan endapan logam hidrotermal. Fluida hidrotermal menjadi bagian dari konteks pembentukan, tetapi keberadaan mineral saja belum menetapkan kadar logam atau kelayakan ekonomi endapan. Mode ini mengaitkan mineral dengan lingkungan pegmatit granit kompleks. Kategori tersebut menempatkan spesies dalam salah satu konteks batuan beku yang terdiferensiasi, tanpa menyamakan seluruh pegmatit atau mineral penyusunnya. Mode ini mengelompokkan mineral yang berhubungan dengan karbonatit atau kimberlit. Kedua nama batuan dipertahankan dalam kategori sumber dan tidak ditafsirkan sebagai formula tunggal maupun satu jenis endapan yang identik. Kategori ini menempatkan mineral dalam konteks formasi beku berlapis. Perlapisan di sini merupakan ciri tubuh batuan beku pada lingkungan sumber, bukan bukti bahwa mineral tersebut merupakan batuan sedimen. Mode ini mengaitkan spesies dengan lingkungan ofiolit. Istilah ofiolit menunjukkan konteks himpunan batuan yang berkaitan dengan litosfer samudra; spesies mineral tetap dibedakan dari keseluruhan himpunan batuannya. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Mode ini mencatat asosiasi mineral dengan batubara atau serpih minyak. Konteks bahan organik tersebut memberi informasi tentang lingkungan geologi, tanpa menyatakan bahwa mineralnya sendiri merupakan batubara atau menghasilkan minyak. Mode ini mengaitkan mineral dengan kebakaran batubara atau kebakaran tambang lainnya. Konteks pemanasan tersebut dibedakan dari pembentukan magmatik, sementara label tidak menentukan apakah api terjadi secara alami atau dipicu manusia. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 203, baris tabel 13, nama Sphalerite CSV baris 5014, nama Sphalerite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →