Proses & konsep · Batuan & mineral

Siklus batuan

Ringkasan bersumber

Siklus batuan adalah kerangka untuk memahami hubungan pembentukan dan perubahan batuan beku, sedimen, serta metamorf. Pembekuan magma, pengendapan dan pemadatan sedimen, maupun perubahan akibat panas dan tekanan menghubungkan material Bumi melalui jalur yang berbeda. Kerangka ini bukan urutan wajib bagi setiap batuan. Riwayat sebuah sampel tetap harus ditafsirkan dari mineral, tekstur, dan konteks geologinya; tidak cukup dari diagram siklus saja.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗

Nama lain: Rock cycle

Tiga jalur berbeda: magma menjadi batuan beku, sedimen menjadi batuan sedimen, dan batuan terdahulu menjadi batuan metamorf.
Jalur pembentukan batuan. Ilustrasi orisinal hubungan proses dalam siklus batuan. Panel tidak menyatakan urutan yang harus dilalui setiap batuan. [1], [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

01 · Profil

Tiga kelompok batuan

Diagram NPS menghubungkan batuan beku, sedimen, dan metamorf beserta proses geologinya. Batuan beku terbentuk saat magma membeku, sedangkan batuan metamorf merupakan batuan terdahulu yang mengalami perubahan.

02 · Profil

Sedimen menjadi batuan

Pecahan batuan dapat terlepas, diangkut, lalu terperangkap dalam cekungan. Penguburan menyebabkan pemadatan dan sementasi sedimen klastik. Panas, tekanan, dan fluida kemudian dapat mengubah batuan tanpa mensyaratkan jalur yang sama.

03 · Profil

Paparan kembali

NPS menjelaskan bahwa batuan endapan dapat kembali tersingkap melalui erosi, pengangkatan, atau sesar. Pengulangan pembentukan endapan dan pemaparan menghubungkan perubahan di permukaan dengan riwayat batuan di bawahnya.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.