Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Ruthenium |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Ru |
| Rujukan pertama pada Master List | Mineralogical Journal 7 (1974), 438 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM1 · Kondensat atmosfer bintang (Stellar atmosphere condensates); PM3 · Kondensat nebula surya (Solar nebular condensates); PM26 · Mineral detrital dalam kerangka Hadean (Hadean detrital minerals); PM36 · Karbonatit dan kimberlit (Carbonatites & kimberlites); PM37 · Formasi beku berlapis (Layered igneous formations); PM38 · Ofiolit (Ophiolites) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Ruthenium pada sumber adalah Ru. Simbol unsur yang tercantum: Ru. Formula sumber tidak memiliki subskrip. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Ruthenium, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Heksagonal (hexagonal). Notasi grup ruang yang tercantum: P6_3/mmc. Label heksagonal dipertahankan dari kompilasi; label ini tidak digunakan untuk menyimpulkan ulang sistem kristal setiap spesies. Beberapa grup ruang pada data berada dalam keluarga heksagonal yang mencakup simetri trigonal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Ruthenium tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1974-013. Kolom Country mencatat Japan sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Ruthenium: Mineralogical Journal 7 (1974), 438. Kolom rujukan kedua kosong pada baris ini; tidak ada publikasi tambahan yang diasumsikan. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Ruthenium dengan PM1 (Kondensat atmosfer bintang); PM3 (Kondensat nebula surya); PM26 (Mineral detrital dalam kerangka Hadean); PM36 (Karbonatit dan kimberlit); PM37 (Formasi beku berlapis); PM38 (Ofiolit). Mineral dalam mode ini terbentuk melalui kondensasi bahan di atmosfer bintang. Pengelompokan ini menempatkan asal mineral dalam lingkungan kosmik, sehingga tidak boleh dibaca sebagai lingkungan batuan di permukaan Bumi. Mode ini mencakup mineral yang diasosiasikan dengan kondensasi dalam nebula pembentuk Tata Surya. Penetapan mode merupakan informasi tentang asal pembentukan, bukan usia terukur setiap spesimen. Mode ini menempatkan mineral detrital dalam kerangka Hadean pada dataset. Detrital menerangkan hubungan butiran dengan bahan yang tererosi dan terangkut, sehingga bukan nama spesies atau formula baru. Mode ini mengelompokkan mineral yang berhubungan dengan karbonatit atau kimberlit. Kedua nama batuan dipertahankan dalam kategori sumber dan tidak ditafsirkan sebagai formula tunggal maupun satu jenis endapan yang identik. Kategori ini menempatkan mineral dalam konteks formasi beku berlapis. Perlapisan di sini merupakan ciri tubuh batuan beku pada lingkungan sumber, bukan bukti bahwa mineral tersebut merupakan batuan sedimen. Mode ini mengaitkan spesies dengan lingkungan ofiolit. Istilah ofiolit menunjukkan konteks himpunan batuan yang berkaitan dengan litosfer samudra; spesies mineral tetap dibedakan dari keseluruhan himpunan batuannya. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 189, baris tabel 26, nama Ruthenium CSV baris 4697, nama Ruthenium[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →