Fitur alam · Tektonik & vulkanisme

Rinjani

Ringkasan bersumber

Rinjani adalah kompleks gunung api di Pulau Lombok, Indonesia, yang mencakup edifis Rinjani, Kaldera Segara Anak, dan kerucut Barujari. GVP mengaitkan pembentukan kaldera dengan letusan Samalas pada tahun 1257. Barujari merupakan pusat aktivitas pascakaldera, bukan nama lain untuk seluruh gunung. Profil ini membedakan bangun gunung, bagian kaldera, dan peristiwa letusan; catatan geologi historis tidak menetapkan status bahaya atau izin kunjungan saat ini.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-132 sumber ↗

Nama lain: Gunung Rinjani

Danau Segara Anak berwarna biru di dalam cekungan Rinjani, dikelilingi tebing dan lereng bervegetasi.
Danau Segara Anak di kompleks Gunung Rinjani, dipotret dari Plawangan pada 17 April 2017. Foto Ar09. Ar09 / Wikimedia Commons / CC BY-SA 4.0 · CC BY-SA 4.0. Ukuran berkas dioptimalkan oleh Bumi.

01 · Profil

Kompleks gunung api

GVP mengklasifikasikan Rinjani sebagai gunung api komposit yang memiliki stratovolkano, kaldera, dan kerucut piroklastik. Segara Anak memotong sisi barat kompleks, sehingga bentuknya tidak berupa kerucut tunggal yang simetris.

02 · Profil

Samalas dan Barujari

Pembentukan Kaldera Segara Anak dikaitkan dengan letusan Samalas 1257. Barujari tumbuh di bagian timur kaldera; catatan letusan historis yang dihimpun GVP berpusat pada kerucut ini dan mencakup aliran lava menuju danau.

03 · Profil

Pengamatan bertanggal

Citra MODIS Terra dan Aqua pada 3–4 November 2015 memperlihatkan perubahan sebaran abu yang dikaitkan dengan aktivitas Barujari. Perbedaan waktu citra penting untuk membaca arah plume; pengamatan itu tetap catatan peristiwa 2015.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.