Proses & konsep · Atmosfer & iklim

Presipitasi

Ringkasan bersumber

Presipitasi adalah air atmosfer yang jatuh dari awan sebagai partikel cair atau padat, termasuk gerimis, hujan, salju, dan hujan es. Proses ini memindahkan air menuju permukaan darat dan laut serta menjadi bagian penting pengamatan hidrologi. Partikel awan yang masih melayang dibedakan dari presipitasi. Nilai curah dari satelit merupakan hasil retrieval instrumen dan algoritma; interpretasinya harus memperhatikan validasi, jenis presipitasi, serta cakupan pengamatan.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-132 sumber ↗

Nama lain: Precipitation · Curah hujan dan salju

Awan menghasilkan presipitasi cair berupa hujan atau padat berupa salju dan hujan es ketika partikelnya jatuh.
Air jatuh dari awan. Ilustrasi orisinal bentuk presipitasi. Simbol bukan ukuran partikel, data curah, ataupun hasil retrieval satelit. [1]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

01 · Profil

Bentuk cair dan padat

NASA GPM mencakup hujan dan berbagai presipitasi beku. Bentuk presipitasi tidak sama dengan sekadar keberadaan awan: tetesan atau kristal perlu jatuh keluar, sementara partikel awan dapat tetap melayang.

02 · Profil

Pengamatan dari satelit

Radar aktif mengirim sinyal dan menerima hamburan balik dari partikel. Radiometer pasif mengukur radiasi termal dari adegan yang mencakup hujan, salju, awan, dan permukaan Bumi. Keduanya memberikan informasi berbeda.

03 · Profil

Dari sinyal menjadi perkiraan

Algoritma mengubah reflektivitas radar dan temperatur kecerahan menjadi informasi presipitasi. NASA memeriksa kinerjanya terhadap data validasi darat. Dengan demikian, angka satelit merupakan estimasi teruji, bukan penakar langsung di setiap tempat.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.