Spesies mineral · Batuan & mineral

Polyhalite

Ringkasan bersumber

Polyhalite adalah spesies mineral dengan formula K₂Ca₂Mg(SO₄)₄(H₂O)₂. Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status G (diterima dari masa sebelum IMA). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Triklinik.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Membaca formula Polyhalite. Panjang batang sebanding dengan koefisien unsur dalam formula tertulis; bukan persen massa, analisis spesimen, atau struktur kristal. Muatan superskrip tidak dihitung sebagai atom. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Polyhalite. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAPolyhalite
Simbol unsur dalam formulaCa, H, K, Mg, O, S
Rujukan pertama pada Master ListExotic Mineralogy, Vol. 2. Arding and Merrett, London (1817), 101
Rujukan kedua terpilihPhysics and Chemistry of Minerals 44 (2017), 125
Mode pembentukan dalam datasetPM21 · Pengendapan kimia (Chemical precipitation); PM25 · Evaporit dalam kelompok pra-biotik (Evaporites (prebiotic)); PM45 · Fumarol yang teroksidasi (Oxidized fumarolic minerals); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Polyhalite pada sumber adalah K₂Ca₂Mg(SO₄)₄(H₂O)₂. Simbol unsur yang tercantum: Ca, H, K, Mg, O, S. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 2, 4. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Polyhalite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Triklinik (triclinic). Notasi grup ruang yang tercantum: P-1; F-1. Sistem triklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetrinya dibedakan dari sistem monoklinik dan ortorombik. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Polyhalite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1817. Kolom Country mencatat United Kingdom sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Polyhalite: Exotic Mineralogy, Vol. 2. Arding and Merrett, London (1817), 101. Rujukan kedua terpilih adalah Physics and Chemistry of Minerals 44 (2017), 125. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Polyhalite dengan PM21 (Pengendapan kimia); PM25 (Evaporit dalam kelompok pra-biotik); PM45 (Fumarol yang teroksidasi); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah). Mode ini menyatakan pembentukan mineral melalui pengendapan kimia. Bahan yang semula hadir dalam sistem fluida menjadi fase padat; penetapan mode tidak menentukan komposisi lengkap fluida asalnya. Kategori ini mengaitkan mineral dengan evaporit pada kelompok pra-biotik dalam kompilasi. Evaporit berkaitan dengan pemekatan fluida akibat penguapan; kelompok sumber ini tidak digunakan untuk menentukan umur setiap contoh endapan. Kategori ini mengaitkan mineral dengan lingkungan fumarol yang teroksidasi. Konteks oksidasi membedakan mode ini dari kategori fumarol vulkanik umum, tanpa memberikan kondisi gas yang sama untuk setiap lokasi. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.