Jenis batuan · Batuan & mineral

Obsidian

Ringkasan bersumber

Obsidian adalah batuan beku berkaca yang terbentuk ketika lava mendingin begitu cepat sehingga kristal tidak sempat berkembang. Dalam skema BGS, nama obsidian mengacu pada tekstur kaca segar dan tidak menetapkan komposisi tertentu. Contoh aliran riolit memperlihatkan zona obsidian di bagian luarnya. Hubungan tersebut perlu dibaca sebagai contoh geologi, bukan aturan bahwa setiap batuan berkaca pasti mempunyai komposisi riolit atau sejarah pembentukan sama.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-132 sumber ↗

Nama lain: Volcanic glass · Kaca vulkanik

Lava bergelombang di kiri terhubung dengan panah pendinginan sangat cepat ke bidang kaca vulkanik di kanan, tanpa simbol butir kristal.
Obsidian. Skema pembentukan tekstur kaca ketika kristal tidak sempat berkembang. Nama obsidian tidak menentukan komposisi kimia tunggal. Diagram konseptual, tidak berskala; bidang warna bukan foto batu. [1], [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

01 · Profil

Kaca sebagai tekstur

BGS menggolongkan obsidian sebagai batuan beku berkaca segar. Definisi ringkasnya tidak menyimpulkan komposisi kimia; nama tekstural ini perlu dibedakan dari klasifikasi batuan berdasarkan mineralogi.

02 · Profil

Pendinginan sangat cepat

USGS menjelaskan zona obsidian pada bagian aliran lava riolit yang terdinginkan cepat. Kristal tidak memperoleh waktu untuk berkembang, sehingga bahan membeku sebagai kaca vulkanik.

03 · Profil

Batas pembacaan sampel

Bagian berkaca dapat berada berdampingan dengan inti aliran yang lebih kristalin. Tekstur obsidian sendiri tidak mengungkap seluruh kimia, umur, atau sumber lava; data sampel tetap diperlukan.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.