Spesies mineral · Batuan & mineral

Millerite

Ringkasan bersumber

Millerite adalah spesies mineral dengan formula NiS. Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status G (diterima dari masa sebelum IMA). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Heksagonal.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Membaca formula Millerite. Panjang batang sebanding dengan koefisien unsur dalam formula tertulis; bukan persen massa, analisis spesimen, atau struktur kristal. Muatan superskrip tidak dihitung sebagai atom. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Millerite. 6 dari 9 kategori ditampilkan; daftar lengkap ada pada data profil. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAMillerite
Simbol unsur dalam formulaNi, S
Rujukan pertama pada Master ListHandbuch der Bestimmenden Mineralogie. Braumüller and Seidel, Wien (1845), 559
Rujukan kedua terpilihPhysics and Chemistry of Minerals 31 (2004), 321
Mode pembentukan dalam datasetPM11 · Fumarol vulkanik (Volcanic fumarole minerals); PM12 · Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean (Hadean hydrothermal subsurface sulfide deposits); PM13 · Serpentinisasi Hadean (Hadean serpentinization); PM15 · Vent hidrotermal black smoker (Black smokers); PM33 · Endapan logam hidrotermal (Hydrothermal metal deposits); PM36 · Karbonatit dan kimberlit (Carbonatites & kimberlites); PM37 · Formasi beku berlapis (Layered igneous formations); PM38 · Ofiolit (Ophiolites); PM50 · Mineral batubara dan serpih minyak (Coal and/or oil shale minerals)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Millerite pada sumber adalah NiS. Simbol unsur yang tercantum: Ni, S. Formula sumber tidak memiliki subskrip. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Millerite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Heksagonal (hexagonal). Notasi grup ruang yang tercantum: P6_3/mmc; R3m. Label heksagonal dipertahankan dari kompilasi; label ini tidak digunakan untuk menyimpulkan ulang sistem kristal setiap spesies. Beberapa grup ruang pada data berada dalam keluarga heksagonal yang mencakup simetri trigonal. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Millerite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1845. Kolom Country mencatat Czech Republic sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Millerite: Handbuch der Bestimmenden Mineralogie. Braumüller and Seidel, Wien (1845), 559. Rujukan kedua terpilih adalah Physics and Chemistry of Minerals 31 (2004), 321. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Millerite dengan PM11 (Fumarol vulkanik); PM12 (Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean); PM13 (Serpentinisasi Hadean); PM15 (Vent hidrotermal black smoker); PM33 (Endapan logam hidrotermal); PM36 (Karbonatit dan kimberlit); PM37 (Formasi beku berlapis); PM38 (Ofiolit); PM50 (Mineral batubara dan serpih minyak). Kategori ini mengaitkan mineral dengan lingkungan fumarol vulkanik, tempat keluarnya gas gunung api. Asosiasi fumarol membedakan konteks ini dari pembekuan lava sebagai tubuh batuan. Mode ini mencatat endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan dalam kerangka Hadean yang digunakan kompilasi. Istilah tersebut menghubungkan pengendapan mineral dengan fluida dan konteks geologi awal, bukan memberikan umur sampel tertentu. Kategori ini mengaitkan mineral dengan serpentinisasi dalam kerangka Hadean pada dataset. Serpentinisasi merupakan perubahan batuan melalui reaksi yang melibatkan air; penetapan kategori tidak memberikan kondisi terukur setiap spesimen. Mode ini menempatkan mineral dalam lingkungan vent hidrotermal laut tipe black smoker. Konteks vent menunjukkan keterkaitan dengan fluida hidrotermal di dasar laut, bukan karakter umum semua endapan daratan. Kategori ini menghubungkan spesies dengan endapan logam hidrotermal. Fluida hidrotermal menjadi bagian dari konteks pembentukan, tetapi keberadaan mineral saja belum menetapkan kadar logam atau kelayakan ekonomi endapan. Mode ini mengelompokkan mineral yang berhubungan dengan karbonatit atau kimberlit. Kedua nama batuan dipertahankan dalam kategori sumber dan tidak ditafsirkan sebagai formula tunggal maupun satu jenis endapan yang identik. Kategori ini menempatkan mineral dalam konteks formasi beku berlapis. Perlapisan di sini merupakan ciri tubuh batuan beku pada lingkungan sumber, bukan bukti bahwa mineral tersebut merupakan batuan sedimen. Mode ini mengaitkan spesies dengan lingkungan ofiolit. Istilah ofiolit menunjukkan konteks himpunan batuan yang berkaitan dengan litosfer samudra; spesies mineral tetap dibedakan dari keseluruhan himpunan batuannya. Mode ini mencatat asosiasi mineral dengan batubara atau serpih minyak. Konteks bahan organik tersebut memberi informasi tentang lingkungan geologi, tanpa menyatakan bahwa mineralnya sendiri merupakan batubara atau menghasilkan minyak. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.