Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Meionite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Al, C, Ca, O, Si |
| Rujukan pertama pada Master List | Traité de Minéralogie, Vol. 2. Chez Louis, Paris (1801), 586 |
| Rujukan kedua terpilih | Powder Diffraction 26 (2011), 78-91 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM9 · Mineral lava dan xenolit (Lava/xenolith minerals); PM10 · Zeolit pada batuan inang basalt (Basalt-hosted zeolite minerals); PM16 · Alterasi berair pada suhu relatif rendah (Low-T aqueous alteration); PM23 · Alterasi subaerial (Subaerial alteration); PM25 · Evaporit dalam kelompok pra-biotik (Evaporites (prebiotic)); PM31 · Metamorfisme kontak (Contact metamorphism); PM34 · Pegmatit granit kompleks (Complex granite pegmatites); PM40 · Metamorfisme regional (Regional metamorphism) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Meionite pada sumber adalah Ca₄Al₆Si₆O₂₄(CO₃). Simbol unsur yang tercantum: Al, C, Ca, O, Si. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 4, 6, 24, 3. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Meionite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Tetragonal (tetragonal). Notasi grup ruang yang tercantum: P4_2/n; I4/m. Sistem tetragonal merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetri tetragonal dibedakan dari sistem kubik meskipun bentuk luar spesimen dapat menyerupai satu sama lain. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Meionite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1801. Kolom Country mencatat Italy sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Meionite: Traité de Minéralogie, Vol. 2. Chez Louis, Paris (1801), 586. Rujukan kedua terpilih adalah Powder Diffraction 26 (2011), 78-91. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Meionite dengan PM6 (Fase sekunder asteroid); PM9 (Mineral lava dan xenolit); PM10 (Zeolit pada batuan inang basalt); PM16 (Alterasi berair pada suhu relatif rendah); PM23 (Alterasi subaerial); PM25 (Evaporit dalam kelompok pra-biotik); PM31 (Metamorfisme kontak); PM34 (Pegmatit granit kompleks); PM40 (Metamorfisme regional). Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Kategori ini menghubungkan mineral dengan lava atau xenolit, yaitu fragmen batuan yang terbawa dalam material beku. Dua konteks tersebut dipertahankan bersama sebagaimana label kompilasi dan tidak otomatis memiliki riwayat pembentukan yang identik. Mode ini mencatat lingkungan mineral zeolit yang berkaitan dengan batuan inang basalt. Nama batuan inang membantu menempatkan hubungan geologi, tetapi tidak berarti spesies yang dicatat merupakan basalt itu sendiri. Kategori ini menghubungkan spesies dengan perubahan bahan mineral melalui proses berair pada suhu relatif rendah. Label suhu bersifat kualitatif dan tidak memberikan angka suhu pembentukan untuk tiap sampel. Mode ini menghubungkan spesies dengan alterasi dalam lingkungan subaerial, yaitu lingkungan daratan yang terpapar atmosfer. Istilah alterasi menjelaskan perubahan bahan sebelumnya tanpa menetapkan satu mekanisme untuk setiap lokasi. Kategori ini mengaitkan mineral dengan evaporit pada kelompok pra-biotik dalam kompilasi. Evaporit berkaitan dengan pemekatan fluida akibat penguapan; kelompok sumber ini tidak digunakan untuk menentukan umur setiap contoh endapan. Kategori ini menempatkan mineral dalam lingkungan metamorfisme kontak. Proses tersebut berkaitan dengan perubahan batuan di sekitar kontak dengan material beku yang panas, sementara kondisi rinci berbeda antar lokasi. Mode ini mengaitkan mineral dengan lingkungan pegmatit granit kompleks. Kategori tersebut menempatkan spesies dalam salah satu konteks batuan beku yang terdiferensiasi, tanpa menyamakan seluruh pegmatit atau mineral penyusunnya. Mode ini menghubungkan mineral dengan metamorfisme regional, yaitu perubahan batuan dalam wilayah yang lebih luas. Asosiasi tersebut memberi konteks geologi, tanpa menetapkan lintasan suhu dan tekanan tiap sampel. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 139, baris tabel 12, nama Meionite CSV baris 3420, nama Meionite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →