Proses & konsep · Interior Bumi

Mantel Bumi

Ringkasan bersumber

Mantel Bumi adalah lapisan silikat di antara kerak dan inti. Materialnya kaya besi serta magnesium, dan menunjukkan perilaku berbeda menurut kedalaman, tekanan, suhu, serta skala waktu. Bukti gelombang gempa menunjukkan bahwa mantel bersifat padat, tetapi batuannya dapat mengalir sangat lambat selama waktu geologi. Sebagian daerah mengalami peleburan parsial; gambaran mantel sebagai samudra magma cair tidak mewakili keseluruhan lapisan ini.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-125 sumber ↗

Nama lain: Earth's mantle

01 · Profil

Komposisi dan posisi

Model NASA/JPL menempatkan mantel silikat kaya besi dan magnesium di atas inti logam. NASA memberi ketebalan pengantar sekitar 2.900 km. Angka pendekatan tersebut menggambarkan model lapisan, bukan ketebalan lokal yang diukur pada satu singkapan.

02 · Profil

Padat dan mampu berubah bentuk

Gelombang P dan S dapat merambat melalui mantel, mendukung sifat padatnya. Pada skala waktu panjang, batuannya dapat mengalir lambat dalam konveksi. Keterangan padat dan mengalir merujuk perilaku pada skala waktu yang berbeda.

03 · Profil

Hubungan dengan lempeng dan magma

Mantel paling luar termasuk litosfer, sementara astenosfer lebih mudah berubah bentuk. Magma dapat terbentuk ketika mantel panas naik dan tekanan berkurang, atau saat fluida membantu peleburan. Peleburan parsial tidak menjadikan seluruh mantel cair.

Model konseptual lapisan komposisi BumiKerak berada paling luar, lalu mantel, inti luar, dan inti dalam. Ketebalan pada diagram ini tidak berskala.KerakMantelInti luarInti dalamModel konseptual · tidak berskala · lapisan komposisi
Ilustrasi konseptual Bumi. Ketebalan lapisan tidak berskala. Diagram: Bumi · CC BY 4.0. Sumber profil. Jelajahi penampang

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.