Spesies mineral · Batuan & mineral

Manganite

Ringkasan bersumber

Manganite adalah spesies mineral dengan formula Mn³⁺O(OH). Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status G (diterima dari masa sebelum IMA). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Monoklinik; Ortorombik.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Membaca formula Manganite. Panjang batang sebanding dengan koefisien unsur dalam formula tertulis; bukan persen massa, analisis spesimen, atau struktur kristal. Muatan superskrip tidak dihitung sebagai atom. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Manganite. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAManganite
Simbol unsur dalam formulaH, Mn, O
Rujukan pertama pada Master ListEdinburgh Journal of Science 4 (1826), 41
Rujukan kedua terpilihJournal of Solid State Chemistry 133 (1997), 486
Mode pembentukan dalam datasetPM14 · Mata air panas dan geyser (Hot springs & geysers); PM22 · Hidrasi dekat permukaan (Near-surface hydration); PM24 · Mineral autigenik dalam sedimen daratan (Authigenic minerals in terrestrial sediments); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM48 · Zona pelindian tanah (Soil leaching zone minerals)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Manganite pada sumber adalah Mn³⁺O(OH). Simbol unsur yang tercantum: H, Mn, O. Formula sumber tidak memiliki subskrip. Penanda superskrip 3+ dipertahankan terpisah dari subskrip agar notasi muatan tidak tertukar dengan koefisien. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Manganite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Monoklinik; Ortorombik (monoclinic; orthorhombic). Notasi grup ruang yang tercantum: B2_1/d; Pnnm, P2_1/c. Sistem monoklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label ini menggambarkan kategori simetri dan tidak menetapkan kebiasaan bentuk semua spesimen. Sistem ortorombik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; kelompok ruang memberi keterangan simetri lebih khusus daripada nama sistem kristal. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Manganite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1826. Kolom Country mencatat Germany sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Manganite: Edinburgh Journal of Science 4 (1826), 41. Rujukan kedua terpilih adalah Journal of Solid State Chemistry 133 (1997), 486. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Manganite dengan PM14 (Mata air panas dan geyser); PM22 (Hidrasi dekat permukaan); PM24 (Mineral autigenik dalam sedimen daratan); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM48 (Zona pelindian tanah). Mode ini menghubungkan spesies dengan lingkungan mata air panas atau geyser. Hubungan dengan sistem air panas menjelaskan konteks pembentukan, tanpa menetapkan satu suhu untuk semua lokasi. Kategori ini mencatat pembentukan atau perubahan mineral yang berhubungan dengan hidrasi dekat permukaan. Keterlibatan air merupakan dasar prosesnya, sementara kondisi rinci perlu dijelaskan melalui data lokal. Mode ini mencatat mineral yang terbentuk secara autigenik dalam sedimen daratan. Hubungan ini membedakan pembentukan mineral di lingkungan sedimen dari keberadaan butiran detrital yang terbawa masuk. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Mode ini mengaitkan mineral dengan zona pelindian pada tanah. Pelindian melibatkan pemindahan komponen oleh air, sehingga penetapan konteks tidak berarti semua tanah memiliki susunan mineral yang sama. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.