Spesies mineral · Batuan & mineral

Magnesio-foitite

Ringkasan bersumber

Magnesio-foitite adalah spesies mineral dengan formula ☐(Mg₂Al)Al₆(Si₆O₁₈)(BO₃)₃(OH)₃(OH). Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status Rd (didefinisikan ulang). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Heksagonal.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Unsur dalam notasi Magnesio-foitite. Notasi mengandung okupansi campuran, variabel, kekosongan, atau penanda yang tidak dihitung otomatis. Kotak hanya menandai simbol unsur yang dikenali, tanpa rasio atau proporsi; formula lengkap tetap ada pada profil. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Magnesio-foitite. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAMagnesio-foitite
Simbol unsur dalam formulaAl, B, H, Mg, O, Si
Rujukan pertama pada Master ListCanadian Mineralogist 37 (1999), 1439
Rujukan kedua terpilihPhysics and Chemistry of Minerals 43 (2016), 83
Mode pembentukan dalam datasetPM19 · Batuan intrusif granitik (Granitic intrusive rocks); PM23 · Alterasi subaerial (Subaerial alteration); PM26 · Mineral detrital dalam kerangka Hadean (Hadean detrital minerals); PM34 · Pegmatit granit kompleks (Complex granite pegmatites); PM40 · Metamorfisme regional (Regional metamorphism)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Magnesio-foitite pada sumber adalah ☐(Mg₂Al)Al₆(Si₆O₁₈)(BO₃)₃(OH)₃(OH). Simbol unsur yang tercantum: Al, B, H, Mg, O, Si. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 2, 6, 18, 3. Notasi simbolik vacancy dipertahankan sebagaimana sumber; simbol tersebut tidak diperlakukan sebagai unsur kimia tersendiri. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Magnesio-foitite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Heksagonal (hexagonal). Notasi grup ruang yang tercantum: R3m. Label heksagonal dipertahankan dari kompilasi; label ini tidak digunakan untuk menyimpulkan ulang sistem kristal setiap spesies. Beberapa grup ruang pada data berada dalam keluarga heksagonal yang mencakup simetri trigonal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Magnesio-foitite tercatat dengan status Rd: Didefinisikan ulang. Kode Rd menandai spesies yang definisinya telah direvisi melalui proses nomenklatur. Definisi kimia dan struktur yang digunakan harus mengikuti versi rujukan yang dicantumkan, sehingga nama yang sama perlu dibaca bersama riwayat definisinya. Kolom IMA No. / Year memuat 1998-037. Kolom Country mencatat Japan sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Magnesio-foitite: Canadian Mineralogist 37 (1999), 1439. Rujukan kedua terpilih adalah Physics and Chemistry of Minerals 43 (2016), 83. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Magnesio-foitite dengan PM19 (Batuan intrusif granitik); PM23 (Alterasi subaerial); PM26 (Mineral detrital dalam kerangka Hadean); PM34 (Pegmatit granit kompleks); PM40 (Metamorfisme regional). Mode ini mengaitkan mineral dengan lingkungan batuan intrusif granitik. Istilah intrusif menempatkan tubuh batuan beku di bawah permukaan pada saat pembentukannya; spesies mineral tetap dibedakan dari nama batuannya. Mode ini menghubungkan spesies dengan alterasi dalam lingkungan subaerial, yaitu lingkungan daratan yang terpapar atmosfer. Istilah alterasi menjelaskan perubahan bahan sebelumnya tanpa menetapkan satu mekanisme untuk setiap lokasi. Mode ini menempatkan mineral detrital dalam kerangka Hadean pada dataset. Detrital menerangkan hubungan butiran dengan bahan yang tererosi dan terangkut, sehingga bukan nama spesies atau formula baru. Mode ini mengaitkan mineral dengan lingkungan pegmatit granit kompleks. Kategori tersebut menempatkan spesies dalam salah satu konteks batuan beku yang terdiferensiasi, tanpa menyamakan seluruh pegmatit atau mineral penyusunnya. Mode ini menghubungkan mineral dengan metamorfisme regional, yaitu perubahan batuan dalam wilayah yang lebih luas. Asosiasi tersebut memberi konteks geologi, tanpa menetapkan lintasan suhu dan tekanan tiap sampel. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.