Spesies mineral · Batuan & mineral

Maghemite

Ringkasan bersumber

Maghemite adalah spesies mineral dengan formula (Fe³⁺₀.₆₇☐₀.₃₃)Fe³⁺₂O₄. Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status Rd (didefinisikan ulang). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Kubik; Tetragonal.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Unsur dalam notasi Maghemite. Notasi mengandung okupansi campuran, variabel, kekosongan, atau penanda yang tidak dihitung otomatis. Kotak hanya menandai simbol unsur yang dikenali, tanpa rasio atau proporsi; formula lengkap tetap ada pada profil. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Maghemite. 6 dari 8 kategori ditampilkan; daftar lengkap ada pada data profil. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAMaghemite
Simbol unsur dalam formulaFe, O
Rujukan pertama pada Master ListEconomic Geology 22 (1927), 845
Rujukan kedua terpilihAmerican Mineralogist 88 (2003), 846
Mode pembentukan dalam datasetPM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM17 · Mineral autigenik laut Hadean (Marine authigenic Hadean minerals); PM40 · Metamorfisme regional (Regional metamorphism); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM48 · Zona pelindian tanah (Soil leaching zone minerals); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization); PM50 · Mineral batubara dan serpih minyak (Coal and/or oil shale minerals); PM54 · Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain (Coal and other mine fire minerals)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Maghemite pada sumber adalah (Fe³⁺₀.₆₇☐₀.₃₃)Fe³⁺₂O₄. Simbol unsur yang tercantum: Fe, O. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 0.67, 0.33, 2, 4. Penanda superskrip 3+ dipertahankan terpisah dari subskrip agar notasi muatan tidak tertukar dengan koefisien. Notasi simbolik vacancy dipertahankan sebagaimana sumber; simbol tersebut tidak diperlakukan sebagai unsur kimia tersendiri. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Maghemite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Kubik; Tetragonal (cubic; tetragonal). Notasi grup ruang yang tercantum: Fd3m; P4_32_12, P4_332, Fd-3m, P-43m, P4_132. Sistem kubik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label sistem ini tidak menetapkan ukuran kristal maupun kekerasannya. Sistem tetragonal merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetri tetragonal dibedakan dari sistem kubik meskipun bentuk luar spesimen dapat menyerupai satu sama lain. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Maghemite tercatat dengan status Rd: Didefinisikan ulang. Kode Rd menandai spesies yang definisinya telah direvisi melalui proses nomenklatur. Definisi kimia dan struktur yang digunakan harus mengikuti versi rujukan yang dicantumkan, sehingga nama yang sama perlu dibaca bersama riwayat definisinya. Kolom IMA No. / Year memuat 2018 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country mencatat South Africa sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Maghemite: Economic Geology 22 (1927), 845. Rujukan kedua terpilih adalah American Mineralogist 88 (2003), 846. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Maghemite dengan PM6 (Fase sekunder asteroid); PM17 (Mineral autigenik laut Hadean); PM40 (Metamorfisme regional); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM48 (Zona pelindian tanah); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik); PM50 (Mineral batubara dan serpih minyak); PM54 (Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain). Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Mode ini mencatat mineral autigenik laut dalam kerangka Hadean yang dipakai dataset. Autigenik menunjukkan pembentukan mineral pada lingkungan tempat pengendapannya, berbeda dari butiran yang hanya dibawa ke sana. Mode ini menghubungkan mineral dengan metamorfisme regional, yaitu perubahan batuan dalam wilayah yang lebih luas. Asosiasi tersebut memberi konteks geologi, tanpa menetapkan lintasan suhu dan tekanan tiap sampel. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Mode ini mengaitkan mineral dengan zona pelindian pada tanah. Pelindian melibatkan pemindahan komponen oleh air, sehingga penetapan konteks tidak berarti semua tanah memiliki susunan mineral yang sama. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Mode ini mencatat asosiasi mineral dengan batubara atau serpih minyak. Konteks bahan organik tersebut memberi informasi tentang lingkungan geologi, tanpa menyatakan bahwa mineralnya sendiri merupakan batubara atau menghasilkan minyak. Mode ini mengaitkan mineral dengan kebakaran batubara atau kebakaran tambang lainnya. Konteks pemanasan tersebut dibedakan dari pembentukan magmatik, sementara label tidak menentukan apakah api terjadi secara alami atau dipicu manusia. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.