Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Lepidocrocite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Fe, H, O |
| Rujukan pertama pada Master List | Handbuch der Mineralogie. Vandenhoek und Ruprecht, Göttingen (1813) |
| Rujukan kedua terpilih | American Mineralogist 88 (2003),846 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM24 · Mineral autigenik dalam sedimen daratan (Authigenic minerals in terrestrial sediments); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM48 · Zona pelindian tanah (Soil leaching zone minerals); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization); PM57 · Proses manusia lainnya (Other minerals formed by human processes) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Lepidocrocite pada sumber adalah Fe³⁺O(OH). Simbol unsur yang tercantum: Fe, H, O. Formula sumber tidak memiliki subskrip. Penanda superskrip 3+ dipertahankan terpisah dari subskrip agar notasi muatan tidak tertukar dengan koefisien. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Lepidocrocite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Ortorombik (orthorhombic). Notasi grup ruang yang tercantum: Bbmm; Cmcm, Cmc2_1, Amam. Sistem ortorombik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; kelompok ruang memberi keterangan simetri lebih khusus daripada nama sistem kristal. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Lepidocrocite tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1980 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country mencatat Czech Republic sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Lepidocrocite: Handbuch der Mineralogie. Vandenhoek und Ruprecht, Göttingen (1813). Rujukan kedua terpilih adalah American Mineralogist 88 (2003),846. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Lepidocrocite dengan PM24 (Mineral autigenik dalam sedimen daratan); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM48 (Zona pelindian tanah); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik); PM57 (Proses manusia lainnya). Mode ini mencatat mineral yang terbentuk secara autigenik dalam sedimen daratan. Hubungan ini membedakan pembentukan mineral di lingkungan sedimen dari keberadaan butiran detrital yang terbawa masuk. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Mode ini mengaitkan mineral dengan zona pelindian pada tanah. Pelindian melibatkan pemindahan komponen oleh air, sehingga penetapan konteks tidak berarti semua tanah memiliki susunan mineral yang sama. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Kategori ini mencatat pembentukan mineral melalui proses manusia lain dalam pengelompokan dataset. Label yang luas ini dipertahankan tanpa mengarang mekanisme tertentu; status dan identitas spesies tetap mengikuti sumber nomenklatur IMA. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 124, baris tabel 13, nama Lepidocrocite CSV baris 3048, nama Lepidocrocite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →