01 · Profil
Mekanisme pembentukan
Ketika sejumlah besar magma keluar, batuan penutup dapat kehilangan penyangga dan turun. Proses runtuhan ini membentuk cekungan. Kaldera dibedakan dari kerucut yang tumbuh karena penumpukan lava dan tefra, serta dari lubang erupsi di dalamnya.
02 · Profil
Ragam sistem vulkanik
Kaldera dapat terbentuk pada sistem silisik maupun mafik. NPS membedakan kaldera eksplosif dari kaldera nonexplosif di puncak gunung api perisai. Komposisi magma dan cara pengosongan reservoir memengaruhi produk erupsi serta bentuk yang dihasilkan.
03 · Profil
Bentang yang terus berubah
Cekungan kaldera dapat terisi air, menerima endapan, atau ditumbuhi struktur vulkanik baru. Danau Toba memberi contoh hubungan danau dengan kaldera; Tambora memperlihatkan kaldera puncak. Bromo merupakan kerucut di dalam kaldera, bukan jenis kaldera.
Sumber & konteks
Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.[1] Calderas ↗
U.S. National Park Service · Versi, metode, dan hak →[2] Toba Caldera ↗
NASA Earth Observatory · Versi, metode, dan hak →[3] Tambora — volcano 264040 ↗
Smithsonian Global Volcanism Program · Versi, metode, dan hak →[4] Volcano Photo Collection — Image GVP-01135 ↗
Smithsonian Global Volcanism Program · Versi, metode, dan hak →


