Spesies mineral · Batuan & mineral

Hollandite

Ringkasan bersumber

Hollandite adalah spesies mineral dengan formula Ba(Mn⁴⁺₆Mn³⁺₂)O₁₆. Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status Rd (didefinisikan ulang). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Monoklinik; Tetragonal.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Membaca formula Hollandite. Panjang batang sebanding dengan koefisien unsur dalam formula tertulis; bukan persen massa, analisis spesimen, atau struktur kristal. Muatan superskrip tidak dihitung sebagai atom. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Hollandite. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAHollandite
Simbol unsur dalam formulaBa, Mn, O
Rujukan pertama pada Master ListMineralogical Journal 13 (1986), 119
Rujukan kedua terpilihActa Crystallographica B38 (1982), 1056
Mode pembentukan dalam datasetPM32 · Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn (Ba-Mn-Pb-Zn metamorphics); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM53 · Asal tafonomik lainnya (Other minerals with taphonomic origins)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Hollandite pada sumber adalah Ba(Mn⁴⁺₆Mn³⁺₂)O₁₆. Simbol unsur yang tercantum: Ba, Mn, O. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 6, 2, 16. Penanda superskrip 4+, 3+ dipertahankan terpisah dari subskrip agar notasi muatan tidak tertukar dengan koefisien. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Hollandite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Monoklinik; Tetragonal (monoclinic; tetragonal). Notasi grup ruang yang tercantum: I2/m. Sistem monoklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label ini menggambarkan kategori simetri dan tidak menetapkan kebiasaan bentuk semua spesimen. Sistem tetragonal merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetri tetragonal dibedakan dari sistem kubik meskipun bentuk luar spesimen dapat menyerupai satu sama lain. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Hollandite tercatat dengan status Rd: Didefinisikan ulang. Kode Rd menandai spesies yang definisinya telah direvisi melalui proses nomenklatur. Definisi kimia dan struktur yang digunakan harus mengikuti versi rujukan yang dicantumkan, sehingga nama yang sama perlu dibaca bersama riwayat definisinya. Kolom IMA No. / Year memuat 2012 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country mencatat India sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Hollandite: Mineralogical Journal 13 (1986), 119. Rujukan kedua terpilih adalah Acta Crystallographica B38 (1982), 1056. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Hollandite dengan PM32 (Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM53 (Asal tafonomik lainnya). Mode ini menggunakan kelompok metamorf yang dicirikan oleh konteks barium, mangan, timbal, dan seng. Label kelompok menjelaskan asosiasi geologi dan tidak berarti keempat unsur wajib hadir dalam formula setiap mineral. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Kategori ini mencatat asal tafonomik lain, yaitu hubungan dengan perubahan bahan organisme setelah kematian atau pengawetan sisa-sisanya. Istilah lainnya mengikuti pengelompokan sumber dan tidak menetapkan satu proses tunggal. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.