Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Hematite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Fe, O |
| Rujukan pertama pada Master List | original paper? |
| Rujukan kedua terpilih | Acta Crystallographica B73 (2017), 27 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM9 · Mineral lava dan xenolit (Lava/xenolith minerals); PM10 · Zeolit pada batuan inang basalt (Basalt-hosted zeolite minerals); PM14 · Mata air panas dan geyser (Hot springs & geysers); PM15 · Vent hidrotermal black smoker (Black smokers); PM17 · Mineral autigenik laut Hadean (Marine authigenic Hadean minerals); PM21 · Pengendapan kimia (Chemical precipitation); PM24 · Mineral autigenik dalam sedimen daratan (Authigenic minerals in terrestrial sediments); PM25 · Evaporit dalam kelompok pra-biotik (Evaporites (prebiotic)); PM32 · Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn (Ba-Mn-Pb-Zn metamorphics); PM40 · Metamorfisme regional (Regional metamorphism); PM44 · Proses mikroba dalam kondisi anoksik (Anoxic microbially-mediated minerals); PM45 · Fumarol yang teroksidasi (Oxidized fumarolic minerals); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM48 · Zona pelindian tanah (Soil leaching zone minerals); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization); PM53 · Asal tafonomik lainnya (Other minerals with taphonomic origins) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Hematite pada sumber adalah Fe₂O₃. Simbol unsur yang tercantum: Fe, O. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 2, 3. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Hematite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Heksagonal (hexagonal). Notasi grup ruang yang tercantum: R-3c. Label heksagonal dipertahankan dari kompilasi; label ini tidak digunakan untuk menyimpulkan ulang sistem kristal setiap spesies. Beberapa grup ruang pada data berada dalam keluarga heksagonal yang mencakup simetri trigonal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Hematite tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1971 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country berisi "unknown", sehingga negara penemuan awal tidak dijelaskan pada baris sumber ini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Hematite: original paper?. Rujukan kedua terpilih adalah Acta Crystallographica B73 (2017), 27. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Hematite dengan PM9 (Mineral lava dan xenolit); PM10 (Zeolit pada batuan inang basalt); PM14 (Mata air panas dan geyser); PM15 (Vent hidrotermal black smoker); PM17 (Mineral autigenik laut Hadean); PM21 (Pengendapan kimia); PM24 (Mineral autigenik dalam sedimen daratan); PM25 (Evaporit dalam kelompok pra-biotik); PM32 (Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn); PM40 (Metamorfisme regional); PM44 (Proses mikroba dalam kondisi anoksik); PM45 (Fumarol yang teroksidasi); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM48 (Zona pelindian tanah); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik); PM53 (Asal tafonomik lainnya). Kategori ini menghubungkan mineral dengan lava atau xenolit, yaitu fragmen batuan yang terbawa dalam material beku. Dua konteks tersebut dipertahankan bersama sebagaimana label kompilasi dan tidak otomatis memiliki riwayat pembentukan yang identik. Mode ini mencatat lingkungan mineral zeolit yang berkaitan dengan batuan inang basalt. Nama batuan inang membantu menempatkan hubungan geologi, tetapi tidak berarti spesies yang dicatat merupakan basalt itu sendiri. Mode ini menghubungkan spesies dengan lingkungan mata air panas atau geyser. Hubungan dengan sistem air panas menjelaskan konteks pembentukan, tanpa menetapkan satu suhu untuk semua lokasi. Mode ini menempatkan mineral dalam lingkungan vent hidrotermal laut tipe black smoker. Konteks vent menunjukkan keterkaitan dengan fluida hidrotermal di dasar laut, bukan karakter umum semua endapan daratan. Mode ini mencatat mineral autigenik laut dalam kerangka Hadean yang dipakai dataset. Autigenik menunjukkan pembentukan mineral pada lingkungan tempat pengendapannya, berbeda dari butiran yang hanya dibawa ke sana. Mode ini menyatakan pembentukan mineral melalui pengendapan kimia. Bahan yang semula hadir dalam sistem fluida menjadi fase padat; penetapan mode tidak menentukan komposisi lengkap fluida asalnya. Mode ini mencatat mineral yang terbentuk secara autigenik dalam sedimen daratan. Hubungan ini membedakan pembentukan mineral di lingkungan sedimen dari keberadaan butiran detrital yang terbawa masuk. Kategori ini mengaitkan mineral dengan evaporit pada kelompok pra-biotik dalam kompilasi. Evaporit berkaitan dengan pemekatan fluida akibat penguapan; kelompok sumber ini tidak digunakan untuk menentukan umur setiap contoh endapan. Mode ini menggunakan kelompok metamorf yang dicirikan oleh konteks barium, mangan, timbal, dan seng. Label kelompok menjelaskan asosiasi geologi dan tidak berarti keempat unsur wajib hadir dalam formula setiap mineral. Mode ini menghubungkan mineral dengan metamorfisme regional, yaitu perubahan batuan dalam wilayah yang lebih luas. Asosiasi tersebut memberi konteks geologi, tanpa menetapkan lintasan suhu dan tekanan tiap sampel. Mode ini mencatat pembentukan mineral yang dimediasi mikroba dalam kondisi anoksik. Penetapan tersebut merupakan asosiasi proses biologis dalam dataset, bukan klaim bahwa setiap contoh spesies berasal dari lingkungan itu. Kategori ini mengaitkan mineral dengan lingkungan fumarol yang teroksidasi. Konteks oksidasi membedakan mode ini dari kategori fumarol vulkanik umum, tanpa memberikan kondisi gas yang sama untuk setiap lokasi. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Mode ini mengaitkan mineral dengan zona pelindian pada tanah. Pelindian melibatkan pemindahan komponen oleh air, sehingga penetapan konteks tidak berarti semua tanah memiliki susunan mineral yang sama. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Kategori ini mencatat asal tafonomik lain, yaitu hubungan dengan perubahan bahan organisme setelah kematian atau pengawetan sisa-sisanya. Istilah lainnya mengikuti pengelompokan sumber dan tidak menetapkan satu proses tunggal. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 92, baris tabel 3, nama Hematite CSV baris 2236, nama Hematite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →