Jenis batuan · Batuan & mineral

Granit

Ringkasan bersumber

Granit adalah jenis batuan beku intrusif dengan kristal yang umumnya terlihat oleh mata. Penyusunnya terutama kuarsa dan feldspar, disertai mineral lain dalam jumlah lebih kecil. Batuan terbentuk ketika magma membeku di bawah permukaan, kemudian dapat tersingkap melalui erosi. Istilah granit dalam geologi mempunyai kriteria komposisi; tidak setiap batu berbutir kasar atau batu bangunan berlabel granit memenuhi kriteria tersebut.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-123 sumber ↗

Nama lain: Granite

Mosaik butir kasar yang saling berbatasan, dengan legenda simbolis kuarsa, feldspar, dan mineral lain.
Granit. Granit adalah batuan yang tersusun atas beberapa mineral. Proporsi, warna, dan bentuk butir dalam diagram bersifat simbolis; diagram konseptual, tidak berskala. [1], [2], [3]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

01 · Profil

Komposisi dan klasifikasi

Dalam skema BGS, granit berada pada bidang 3 diagram QAPF dan dapat dibagi menjadi syenogranit serta monzogranit. Pemeriksaan jumlah mineral membedakannya dari batuan granitik lain. Definisi yang digunakan dicatat bersama skema klasifikasinya.

02 · Profil

Dari magma menjadi singkapan

Granit membeku sebagai batuan plutonik di bawah permukaan. Tubuh intrusif besar dapat membentuk pluton atau batolit. Erosi batuan penutup kemudian menyingkapnya, seperti tubuh granitik yang dikenal di sejumlah taman nasional Amerika Serikat.

03 · Profil

Mengenali penyusunnya

Kuarsa, feldspar alkali, dan sebagian plagioklas membentuk komponen utama. Mika atau amfibol dapat hadir. Susunan beberapa mineral itulah yang menjadikan granit sebuah batuan; formula satu mineral tidak mewakili komposisi seluruh sampel.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.