Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Djerfisherite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Cl, Cu, Fe, K, Ni, S |
| Rujukan pertama pada Master List | Science 153 (1966), 166 |
| Rujukan kedua terpilih | Canadian Mineralogist 45 (2007), 1201 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM5 · Fase primer asteroid (Primary asteroid phases); PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM7 · Batuan beku ultramafik (Ultramafic igneous rocks); PM12 · Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean (Hadean hydrothermal subsurface sulfide deposits); PM33 · Endapan logam hidrotermal (Hydrothermal metal deposits); PM35 · Batuan beku ultra-alkali dan agpaitik (Ultra-alkali and agpaitic igneous rocks); PM51 · Pirometamorfisme (Pyrometamorphic minerals) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Djerfisherite pada sumber adalah K₆(Fe,Cu,Ni)₂₅S₂₆Cl. Simbol unsur yang tercantum: Cl, Cu, Fe, K, Ni, S. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 6, 25, 26. Tanda koma dalam kelompok formula dipertahankan; profil ini tidak menetapkan persentase komposisi spesimen dari notasi tersebut. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Djerfisherite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Kubik (cubic). Notasi grup ruang yang tercantum: Pm-3m. Sistem kubik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label sistem ini tidak menetapkan ukuran kristal maupun kekerasannya. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Djerfisherite tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1965-028. Kolom Country mencatat South Africa (meteorite) sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Djerfisherite: Science 153 (1966), 166. Rujukan kedua terpilih adalah Canadian Mineralogist 45 (2007), 1201. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Djerfisherite dengan PM5 (Fase primer asteroid); PM6 (Fase sekunder asteroid); PM7 (Batuan beku ultramafik); PM12 (Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean); PM33 (Endapan logam hidrotermal); PM35 (Batuan beku ultra-alkali dan agpaitik); PM51 (Pirometamorfisme). Mode ini menghubungkan spesies mineral dengan fase primer pada lingkungan asteroid. Kategori tersebut menerangkan konteks pembentukan awal, tanpa menyatakan bahwa semua temuan spesies itu berasal dari asteroid. Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Mode ini menempatkan mineral dalam konteks batuan beku ultramafik. Hubungan tersebut membahas lingkungan pembentukan mineral dalam kelompok batuan itu, tanpa menetapkan komposisi keseluruhan setiap batuan yang mengandungnya. Mode ini mencatat endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan dalam kerangka Hadean yang digunakan kompilasi. Istilah tersebut menghubungkan pengendapan mineral dengan fluida dan konteks geologi awal, bukan memberikan umur sampel tertentu. Kategori ini menghubungkan spesies dengan endapan logam hidrotermal. Fluida hidrotermal menjadi bagian dari konteks pembentukan, tetapi keberadaan mineral saja belum menetapkan kadar logam atau kelayakan ekonomi endapan. Kategori ini menghubungkan spesies dengan batuan beku ultra-alkali atau agpaitik. Penamaan itu menyatakan kelompok lingkungan petrologi dalam dataset, bukan satu komposisi kimia yang wajib dimiliki setiap mineral. Kategori ini menempatkan mineral dalam lingkungan pirometamorfisme, yaitu perubahan batuan akibat pemanasan intensif. Nama proses tidak memberikan suhu, durasi, atau penyebab pemanasan yang seragam untuk setiap kejadian. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 58, baris tabel 7, nama Djerfisherite CSV baris 1360, nama Djerfisherite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →