Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Diopside |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Ca, Mg, O, Si |
| Rujukan pertama pada Master List | Journal de Mines 20 (1806), 65 |
| Rujukan kedua terpilih | American Mineralogist 93 (2008), 177 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM7 · Batuan beku ultramafik (Ultramafic igneous rocks); PM20 · Batuan vulkanik asam (Acidic volcanic rocks); PM31 · Metamorfisme kontak (Contact metamorphism); PM35 · Batuan beku ultra-alkali dan agpaitik (Ultra-alkali and agpaitic igneous rocks); PM36 · Karbonatit dan kimberlit (Carbonatites & kimberlites); PM37 · Formasi beku berlapis (Layered igneous formations); PM38 · Ofiolit (Ophiolites); PM40 · Metamorfisme regional (Regional metamorphism); PM50 · Mineral batubara dan serpih minyak (Coal and/or oil shale minerals); PM54 · Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain (Coal and other mine fire minerals) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Diopside pada sumber adalah CaMgSi₂O₆. Simbol unsur yang tercantum: Ca, Mg, O, Si. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 2, 6. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Diopside, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Monoklinik (monoclinic). Notasi grup ruang yang tercantum: C2/c. Sistem monoklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label ini menggambarkan kategori simetri dan tidak menetapkan kebiasaan bentuk semua spesimen. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Diopside tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1988 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country mencatat Italy sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Diopside: Journal de Mines 20 (1806), 65. Rujukan kedua terpilih adalah American Mineralogist 93 (2008), 177. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Diopside dengan PM6 (Fase sekunder asteroid); PM7 (Batuan beku ultramafik); PM20 (Batuan vulkanik asam); PM31 (Metamorfisme kontak); PM35 (Batuan beku ultra-alkali dan agpaitik); PM36 (Karbonatit dan kimberlit); PM37 (Formasi beku berlapis); PM38 (Ofiolit); PM40 (Metamorfisme regional); PM50 (Mineral batubara dan serpih minyak); PM54 (Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain). Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Mode ini menempatkan mineral dalam konteks batuan beku ultramafik. Hubungan tersebut membahas lingkungan pembentukan mineral dalam kelompok batuan itu, tanpa menetapkan komposisi keseluruhan setiap batuan yang mengandungnya. Kategori ini menghubungkan mineral dengan batuan vulkanik asam menurut istilah petrologi pada sumber. Asam di sini merupakan nama kelompok batuan, bukan keterangan keasaman suatu larutan. Kategori ini menempatkan mineral dalam lingkungan metamorfisme kontak. Proses tersebut berkaitan dengan perubahan batuan di sekitar kontak dengan material beku yang panas, sementara kondisi rinci berbeda antar lokasi. Kategori ini menghubungkan spesies dengan batuan beku ultra-alkali atau agpaitik. Penamaan itu menyatakan kelompok lingkungan petrologi dalam dataset, bukan satu komposisi kimia yang wajib dimiliki setiap mineral. Mode ini mengelompokkan mineral yang berhubungan dengan karbonatit atau kimberlit. Kedua nama batuan dipertahankan dalam kategori sumber dan tidak ditafsirkan sebagai formula tunggal maupun satu jenis endapan yang identik. Kategori ini menempatkan mineral dalam konteks formasi beku berlapis. Perlapisan di sini merupakan ciri tubuh batuan beku pada lingkungan sumber, bukan bukti bahwa mineral tersebut merupakan batuan sedimen. Mode ini mengaitkan spesies dengan lingkungan ofiolit. Istilah ofiolit menunjukkan konteks himpunan batuan yang berkaitan dengan litosfer samudra; spesies mineral tetap dibedakan dari keseluruhan himpunan batuannya. Mode ini menghubungkan mineral dengan metamorfisme regional, yaitu perubahan batuan dalam wilayah yang lebih luas. Asosiasi tersebut memberi konteks geologi, tanpa menetapkan lintasan suhu dan tekanan tiap sampel. Mode ini mencatat asosiasi mineral dengan batubara atau serpih minyak. Konteks bahan organik tersebut memberi informasi tentang lingkungan geologi, tanpa menyatakan bahwa mineralnya sendiri merupakan batubara atau menghasilkan minyak. Mode ini mengaitkan mineral dengan kebakaran batubara atau kebakaran tambang lainnya. Konteks pemanasan tersebut dibedakan dari pembentukan magmatik, sementara label tidak menentukan apakah api terjadi secara alami atau dipicu manusia. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 57, baris tabel 24, nama Diopside CSV baris 1350, nama Diopside[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →