Spesies mineral · Batuan & mineral

Diamond

Ringkasan bersumber

Diamond adalah spesies mineral dengan formula C. Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status G (diterima dari masa sebelum IMA). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Kubik; Ortorombik.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Membaca formula Diamond. Panjang batang sebanding dengan koefisien unsur dalam formula tertulis; bukan persen massa, analisis spesimen, atau struktur kristal. Muatan superskrip tidak dihitung sebagai atom. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Diamond. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMADiamond
Simbol unsur dalam formulaC
Rujukan pertama pada Master Listoriginal paper?
Rujukan kedua terpilihCanadian Mineralogist 46 (2008), 1063
Mode pembentukan dalam datasetPM1 · Kondensat atmosfer bintang (Stellar atmosphere condensates); PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM26 · Mineral detrital dalam kerangka Hadean (Hadean detrital minerals); PM30 · Tumbukan di Bumi (Terrestrial impact minerals); PM38 · Ofiolit (Ophiolites)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Diamond pada sumber adalah C. Simbol unsur yang tercantum: C. Formula sumber tidak memiliki subskrip. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Diamond, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Kubik; Ortorombik (cubic; orthorhombic). Notasi grup ruang yang tercantum: Fd3m; Cmma, Cmmm, Pban, Ia3, Fd-3m. Sistem kubik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label sistem ini tidak menetapkan ukuran kristal maupun kekerasannya. Sistem ortorombik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; kelompok ruang memberi keterangan simetri lebih khusus daripada nama sistem kristal. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Diamond tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat tanda "?"; nomor atau tahun tidak tersedia pada baris ini. Kolom Country berisi "unknown", sehingga negara penemuan awal tidak dijelaskan pada baris sumber ini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Diamond: original paper?. Rujukan kedua terpilih adalah Canadian Mineralogist 46 (2008), 1063. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Diamond dengan PM1 (Kondensat atmosfer bintang); PM6 (Fase sekunder asteroid); PM26 (Mineral detrital dalam kerangka Hadean); PM30 (Tumbukan di Bumi); PM38 (Ofiolit). Mineral dalam mode ini terbentuk melalui kondensasi bahan di atmosfer bintang. Pengelompokan ini menempatkan asal mineral dalam lingkungan kosmik, sehingga tidak boleh dibaca sebagai lingkungan batuan di permukaan Bumi. Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Mode ini menempatkan mineral detrital dalam kerangka Hadean pada dataset. Detrital menerangkan hubungan butiran dengan bahan yang tererosi dan terangkut, sehingga bukan nama spesies atau formula baru. Mode ini mengaitkan mineral dengan peristiwa tumbukan di Bumi dalam klasifikasi sumber. Hubungan tersebut menunjukkan konteks perubahan atau pembentukan mineral akibat tumbukan, bukan asal meteorik semua spesimen. Mode ini mengaitkan spesies dengan lingkungan ofiolit. Istilah ofiolit menunjukkan konteks himpunan batuan yang berkaitan dengan litosfer samudra; spesies mineral tetap dibedakan dari keseluruhan himpunan batuannya. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.