Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Chalcopyrite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Cu, Fe, S |
| Rujukan pertama pada Master List | Pyritologia, oder Kiess-Historie. Gross, Leipzig (1725), 114 |
| Rujukan kedua terpilih | Canadian Mineralogist 49 (2011), 1015 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM8 · Batuan beku mafik (Mafic igneous rocks); PM11 · Fumarol vulkanik (Volcanic fumarole minerals); PM12 · Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean (Hadean hydrothermal subsurface sulfide deposits); PM15 · Vent hidrotermal black smoker (Black smokers); PM19 · Batuan intrusif granitik (Granitic intrusive rocks); PM32 · Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn (Ba-Mn-Pb-Zn metamorphics); PM33 · Endapan logam hidrotermal (Hydrothermal metal deposits); PM34 · Pegmatit granit kompleks (Complex granite pegmatites); PM37 · Formasi beku berlapis (Layered igneous formations); PM50 · Mineral batubara dan serpih minyak (Coal and/or oil shale minerals); PM51 · Pirometamorfisme (Pyrometamorphic minerals); PM54 · Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain (Coal and other mine fire minerals) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Chalcopyrite pada sumber adalah CuFeS₂. Simbol unsur yang tercantum: Cu, Fe, S. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 2. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Chalcopyrite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Tetragonal; Kubik (tetragonal; cubic). Notasi grup ruang yang tercantum: I-42d; F-43m. Sistem tetragonal merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetri tetragonal dibedakan dari sistem kubik meskipun bentuk luar spesimen dapat menyerupai satu sama lain. Sistem kubik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label sistem ini tidak menetapkan ukuran kristal maupun kekerasannya. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Chalcopyrite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1725 ?. Kolom Country berisi "unknown", sehingga negara penemuan awal tidak dijelaskan pada baris sumber ini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Chalcopyrite: Pyritologia, oder Kiess-Historie. Gross, Leipzig (1725), 114. Rujukan kedua terpilih adalah Canadian Mineralogist 49 (2011), 1015. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Chalcopyrite dengan PM8 (Batuan beku mafik); PM11 (Fumarol vulkanik); PM12 (Endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan Hadean); PM15 (Vent hidrotermal black smoker); PM19 (Batuan intrusif granitik); PM32 (Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn); PM33 (Endapan logam hidrotermal); PM34 (Pegmatit granit kompleks); PM37 (Formasi beku berlapis); PM50 (Mineral batubara dan serpih minyak); PM51 (Pirometamorfisme); PM54 (Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain). Mode ini mengaitkan spesies dengan pembentukan pada batuan beku mafik. Asosiasi dengan lingkungan mafik berbeda dari penetapan satu mineral sebagai seluruh penyusun batuan. Kategori ini mengaitkan mineral dengan lingkungan fumarol vulkanik, tempat keluarnya gas gunung api. Asosiasi fumarol membedakan konteks ini dari pembekuan lava sebagai tubuh batuan. Mode ini mencatat endapan sulfida hidrotermal bawah permukaan dalam kerangka Hadean yang digunakan kompilasi. Istilah tersebut menghubungkan pengendapan mineral dengan fluida dan konteks geologi awal, bukan memberikan umur sampel tertentu. Mode ini menempatkan mineral dalam lingkungan vent hidrotermal laut tipe black smoker. Konteks vent menunjukkan keterkaitan dengan fluida hidrotermal di dasar laut, bukan karakter umum semua endapan daratan. Mode ini mengaitkan mineral dengan lingkungan batuan intrusif granitik. Istilah intrusif menempatkan tubuh batuan beku di bawah permukaan pada saat pembentukannya; spesies mineral tetap dibedakan dari nama batuannya. Mode ini menggunakan kelompok metamorf yang dicirikan oleh konteks barium, mangan, timbal, dan seng. Label kelompok menjelaskan asosiasi geologi dan tidak berarti keempat unsur wajib hadir dalam formula setiap mineral. Kategori ini menghubungkan spesies dengan endapan logam hidrotermal. Fluida hidrotermal menjadi bagian dari konteks pembentukan, tetapi keberadaan mineral saja belum menetapkan kadar logam atau kelayakan ekonomi endapan. Mode ini mengaitkan mineral dengan lingkungan pegmatit granit kompleks. Kategori tersebut menempatkan spesies dalam salah satu konteks batuan beku yang terdiferensiasi, tanpa menyamakan seluruh pegmatit atau mineral penyusunnya. Kategori ini menempatkan mineral dalam konteks formasi beku berlapis. Perlapisan di sini merupakan ciri tubuh batuan beku pada lingkungan sumber, bukan bukti bahwa mineral tersebut merupakan batuan sedimen. Mode ini mencatat asosiasi mineral dengan batubara atau serpih minyak. Konteks bahan organik tersebut memberi informasi tentang lingkungan geologi, tanpa menyatakan bahwa mineralnya sendiri merupakan batubara atau menghasilkan minyak. Kategori ini menempatkan mineral dalam lingkungan pirometamorfisme, yaitu perubahan batuan akibat pemanasan intensif. Nama proses tidak memberikan suhu, durasi, atau penyebab pemanasan yang seragam untuk setiap kejadian. Mode ini mengaitkan mineral dengan kebakaran batubara atau kebakaran tambang lainnya. Konteks pemanasan tersebut dibedakan dari pembentukan magmatik, sementara label tidak menentukan apakah api terjadi secara alami atau dipicu manusia. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 40, baris tabel 23, nama Chalcopyrite CSV baris 938, nama Chalcopyrite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →