Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Brucite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | H, Mg, O |
| Rujukan pertama pada Master List | American Journal of Science 1 (1818), 439 |
| Rujukan kedua terpilih | American Mineralogist 91 (2006), 127 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM13 · Serpentinisasi Hadean (Hadean serpentinization); PM14 · Mata air panas dan geyser (Hot springs & geysers); PM31 · Metamorfisme kontak (Contact metamorphism); PM40 · Metamorfisme regional (Regional metamorphism); PM45 · Fumarol yang teroksidasi (Oxidized fumarolic minerals); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Brucite pada sumber adalah Mg(OH)₂. Simbol unsur yang tercantum: H, Mg, O. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 2. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Brucite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Heksagonal (hexagonal). Notasi grup ruang yang tercantum: P-3m1. Label heksagonal dipertahankan dari kompilasi; label ini tidak digunakan untuk menyimpulkan ulang sistem kristal setiap spesies. Beberapa grup ruang pada data berada dalam keluarga heksagonal yang mencakup simetri trigonal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Brucite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1818. Kolom Country mencatat USA sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Brucite: American Journal of Science 1 (1818), 439. Rujukan kedua terpilih adalah American Mineralogist 91 (2006), 127. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Brucite dengan PM6 (Fase sekunder asteroid); PM13 (Serpentinisasi Hadean); PM14 (Mata air panas dan geyser); PM31 (Metamorfisme kontak); PM40 (Metamorfisme regional); PM45 (Fumarol yang teroksidasi); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik). Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Kategori ini mengaitkan mineral dengan serpentinisasi dalam kerangka Hadean pada dataset. Serpentinisasi merupakan perubahan batuan melalui reaksi yang melibatkan air; penetapan kategori tidak memberikan kondisi terukur setiap spesimen. Mode ini menghubungkan spesies dengan lingkungan mata air panas atau geyser. Hubungan dengan sistem air panas menjelaskan konteks pembentukan, tanpa menetapkan satu suhu untuk semua lokasi. Kategori ini menempatkan mineral dalam lingkungan metamorfisme kontak. Proses tersebut berkaitan dengan perubahan batuan di sekitar kontak dengan material beku yang panas, sementara kondisi rinci berbeda antar lokasi. Mode ini menghubungkan mineral dengan metamorfisme regional, yaitu perubahan batuan dalam wilayah yang lebih luas. Asosiasi tersebut memberi konteks geologi, tanpa menetapkan lintasan suhu dan tekanan tiap sampel. Kategori ini mengaitkan mineral dengan lingkungan fumarol yang teroksidasi. Konteks oksidasi membedakan mode ini dari kategori fumarol vulkanik umum, tanpa memberikan kondisi gas yang sama untuk setiap lokasi. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 31, baris tabel 24, nama Brucite CSV baris 714, nama Brucite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →