Fitur alam · Tektonik & vulkanisme

Bromo

Ringkasan bersumber

Bromo adalah kerucut gunung api di lantai Kaldera Sandsea, bagian dari kompleks Tengger di Pulau Jawa. Bentuknya tumbuh melalui aktivitas vulkanik setelah pembentukan kaldera. Bentang ini memperlihatkan hubungan antara kerucut, kawah, dan cekungan kaldera yang mengelilinginya. Profil Bromo membahas fitur penyusunnya, sementara identitas kompleks Tengger dan peristiwa erupsi perlu dicatat sebagai entitas yang berbeda.

Profil terbitData diperbarui 2026-10-123 sumber ↗

Nama lain: Gunung Bromo

Kabut menyelimuti dasar kompleks Tengger; Bromo berkawah di kiri, Batok berbentuk kerucut di depan, Semeru di kejauhan.
Kompleks Tengger pada 26 September 2002. Bromo berkawah di kiri, Batok di depan, Semeru di latar. Thomas Hirsch / Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0 · CC BY-SA 3.0. Ukuran berkas dioptimalkan oleh Bumi.

01 · Profil

Bromo di dalam kompleks Tengger

Kerucut Bromo berada di dalam Sandsea. Dokumentasi Smithsonian membedakan kerucut pascakaldera ini dari tepi Sandsea yang lebih muda serta dinding Ngadisari yang lebih luar. Kedekatan lokasi tidak menjadikan semua fitur tersebut satu objek.

02 · Profil

Bentang pascakaldera

NASA menjelaskan kumpulan kerucut yang berkembang melalui aktivitas vulkanik setelah pembentukan cekungan. Lantai kaldera, dindingnya, serta kawah Bromo mempunyai peran morfologi yang berlainan. Urutan ini membantu pembaca menafsirkan panorama tanpa menyamakan kawah dan kaldera.

03 · Profil

Dokumentasi yang bertanggal

Foto Smithsonian yang dirujuk dibuat Lee Siebert pada 1995. Artikel NASA terbit pada 2004 dengan citra 2001. Dokumentasi itu menjelaskan struktur, tetapi tidak menunjukkan tingkat peringatan atau kondisi akses Bromo saat ini.

Sumber & konteks

Ringkasan editorial disusun dari rujukan berikut. Penunjuk sumber membantu menemukan konteks aslinya. Pemeriksaan ini belum melibatkan telaah ahli eksternal.