Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Birnessite |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Ca, H, K, Mn, Na, O |
| Rujukan pertama pada Master List | Mineralogical Magazine 31 (1956), 283 |
| Rujukan kedua terpilih | American Mineralogist 92 (2007), 771 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM32 · Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn (Ba-Mn-Pb-Zn metamorphics); PM42 · Nodul mangan dasar laut (Sea-floor Mn nodules); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM48 · Zona pelindian tanah (Soil leaching zone minerals); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Birnessite pada sumber adalah (Na,Ca,K)₀.₆(Mn⁴⁺,Mn³⁺)₂O₄(H₂O)₁.₅. Simbol unsur yang tercantum: Ca, H, K, Mn, Na, O. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 0.6, 2, 4, 1.5. Penanda superskrip 4+, 3+ dipertahankan terpisah dari subskrip agar notasi muatan tidak tertukar dengan koefisien. Tanda koma dalam kelompok formula dipertahankan; profil ini tidak menetapkan persentase komposisi spesimen dari notasi tersebut. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Birnessite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Triklinik; Monoklinik (triclinic; monoclinic). Notasi grup ruang yang tercantum: C2/m; P-1, C-1. Sistem triklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetrinya dibedakan dari sistem monoklinik dan ortorombik. Sistem monoklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label ini menggambarkan kategori simetri dan tidak menetapkan kebiasaan bentuk semua spesimen. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Birnessite tercatat dengan status G: Grandfathered: diterima dari masa sebelum IMA. Kode G menunjukkan nama yang diwarisi dari masa sebelum IMA didirikan pada 1958. Pencatatan ini tetap membedakan spesies mineral dari varietas, nama dagang, dan spesimen koleksi. Kolom IMA No. / Year memuat 1956. Kolom Country mencatat United Kingdom sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Birnessite: Mineralogical Magazine 31 (1956), 283. Rujukan kedua terpilih adalah American Mineralogist 92 (2007), 771. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Birnessite dengan PM32 (Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn); PM42 (Nodul mangan dasar laut); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM48 (Zona pelindian tanah); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik). Mode ini menggunakan kelompok metamorf yang dicirikan oleh konteks barium, mangan, timbal, dan seng. Label kelompok menjelaskan asosiasi geologi dan tidak berarti keempat unsur wajib hadir dalam formula setiap mineral. Mode ini mencatat spesies yang diasosiasikan dengan nodul mangan di dasar laut. Konteks nodul memberi informasi tentang lingkungan pembentukan dan tidak menjadikan semua mineral dalam kategori sebagai mineral mangan murni. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Mode ini mengaitkan mineral dengan zona pelindian pada tanah. Pelindian melibatkan pemindahan komponen oleh air, sehingga penetapan konteks tidak berarti semua tanah memiliki susunan mineral yang sama. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 26, baris tabel 15, nama Birnessite CSV baris 573, nama Birnessite[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →