Data profil dan rujukan
| Nama resmi IMA | Baryte |
|---|---|
| Simbol unsur dalam formula | Ba, O, S |
| Rujukan pertama pada Master List | Explication Morale du Jeu de Cartes. Bruxelles (1778), 99 |
| Rujukan kedua terpilih | Canadian Mineralogist 15 (1977), 522 |
| Mode pembentukan dalam dataset | PM6 · Fase sekunder asteroid (Secondary asteroid phases); PM14 · Mata air panas dan geyser (Hot springs & geysers); PM17 · Mineral autigenik laut Hadean (Marine authigenic Hadean minerals); PM20 · Batuan vulkanik asam (Acidic volcanic rocks); PM24 · Mineral autigenik dalam sedimen daratan (Authigenic minerals in terrestrial sediments); PM25 · Evaporit dalam kelompok pra-biotik (Evaporites (prebiotic)); PM32 · Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn (Ba-Mn-Pb-Zn metamorphics); PM33 · Endapan logam hidrotermal (Hydrothermal metal deposits); PM36 · Karbonatit dan kimberlit (Carbonatites & kimberlites); PM45 · Fumarol yang teroksidasi (Oxidized fumarolic minerals); PM46 · Alterasi hidrotermal dekat permukaan (Near-surface hydrothermal alterations); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM49 · Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik (Oxic cellular biomineralization); PM50 · Mineral batubara dan serpih minyak (Coal and/or oil shale minerals); PM53 · Asal tafonomik lainnya (Other minerals with taphonomic origins); PM54 · Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain (Coal and other mine fire minerals); PM55 · Mineral antropogenik di lingkungan tambang (Anthropogenic mine minerals) |
01 · Profil
Komposisi dalam formula
Formula Baryte pada sumber adalah Ba(SO₄). Simbol unsur yang tercantum: Ba, O, S. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 4. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.
02 · Profil
Kristal dan simetri bersumber
Untuk Baryte, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Ortorombik (orthorhombic). Notasi grup ruang yang tercantum: Pnma; Pbnm. Sistem ortorombik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; kelompok ruang memberi keterangan simetri lebih khusus daripada nama sistem kristal. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.
03 · Profil
Status dan riwayat nomenklatur
Baryte tercatat dengan status A: Disetujui oleh IMA. Kode A menunjukkan spesies yang disetujui melalui proses nomenklatur IMA. Nomor proposal adalah identitas pencatatan ilmiah; tahun pada nomor tersebut tidak menyatakan umur mineral atau tahun pertama mineral terbentuk. Kolom IMA No. / Year memuat 1971 s.p. dengan penanda s.p. (special procedure). Kolom Country berisi "unknown", sehingga negara penemuan awal tidak dijelaskan pada baris sumber ini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.
04 · Profil
Rujukan pencatatan spesies
Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Baryte: Explication Morale du Jeu de Cartes. Bruxelles (1778), 99. Rujukan kedua terpilih adalah Canadian Mineralogist 15 (1977), 522. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.
05 · Profil
Bagaimana mineral ini terbentuk
Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Baryte dengan PM6 (Fase sekunder asteroid); PM14 (Mata air panas dan geyser); PM17 (Mineral autigenik laut Hadean); PM20 (Batuan vulkanik asam); PM24 (Mineral autigenik dalam sedimen daratan); PM25 (Evaporit dalam kelompok pra-biotik); PM32 (Lingkungan metamorf Ba–Mn–Pb–Zn); PM33 (Endapan logam hidrotermal); PM36 (Karbonatit dan kimberlit); PM45 (Fumarol yang teroksidasi); PM46 (Alterasi hidrotermal dekat permukaan); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM49 (Biomineralisasi seluler dalam kondisi oksik); PM50 (Mineral batubara dan serpih minyak); PM53 (Asal tafonomik lainnya); PM54 (Kebakaran batubara dan kebakaran tambang lain); PM55 (Mineral antropogenik di lingkungan tambang). Spesies dalam mode ini diasosiasikan dengan fase sekunder di lingkungan asteroid. Penamaan sekunder menunjukkan pembentukan atau perubahan setelah bahan awal terbentuk, bukan satu proses primer yang sama. Mode ini menghubungkan spesies dengan lingkungan mata air panas atau geyser. Hubungan dengan sistem air panas menjelaskan konteks pembentukan, tanpa menetapkan satu suhu untuk semua lokasi. Mode ini mencatat mineral autigenik laut dalam kerangka Hadean yang dipakai dataset. Autigenik menunjukkan pembentukan mineral pada lingkungan tempat pengendapannya, berbeda dari butiran yang hanya dibawa ke sana. Kategori ini menghubungkan mineral dengan batuan vulkanik asam menurut istilah petrologi pada sumber. Asam di sini merupakan nama kelompok batuan, bukan keterangan keasaman suatu larutan. Mode ini mencatat mineral yang terbentuk secara autigenik dalam sedimen daratan. Hubungan ini membedakan pembentukan mineral di lingkungan sedimen dari keberadaan butiran detrital yang terbawa masuk. Kategori ini mengaitkan mineral dengan evaporit pada kelompok pra-biotik dalam kompilasi. Evaporit berkaitan dengan pemekatan fluida akibat penguapan; kelompok sumber ini tidak digunakan untuk menentukan umur setiap contoh endapan. Mode ini menggunakan kelompok metamorf yang dicirikan oleh konteks barium, mangan, timbal, dan seng. Label kelompok menjelaskan asosiasi geologi dan tidak berarti keempat unsur wajib hadir dalam formula setiap mineral. Kategori ini menghubungkan spesies dengan endapan logam hidrotermal. Fluida hidrotermal menjadi bagian dari konteks pembentukan, tetapi keberadaan mineral saja belum menetapkan kadar logam atau kelayakan ekonomi endapan. Mode ini mengelompokkan mineral yang berhubungan dengan karbonatit atau kimberlit. Kedua nama batuan dipertahankan dalam kategori sumber dan tidak ditafsirkan sebagai formula tunggal maupun satu jenis endapan yang identik. Kategori ini mengaitkan mineral dengan lingkungan fumarol yang teroksidasi. Konteks oksidasi membedakan mode ini dari kategori fumarol vulkanik umum, tanpa memberikan kondisi gas yang sama untuk setiap lokasi. Mode ini menghubungkan spesies dengan alterasi hidrotermal dekat permukaan. Hubungan dengan fluida hidrotermal dan posisi relatifnya menjelaskan konteks, sementara suhu atau kedalaman absolut tidak ditetapkan oleh label. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Kategori ini menghubungkan pembentukan mineral dengan proses seluler pada kondisi oksik. Hubungan tersebut membahas jalur biomineralisasi dalam kompilasi, bukan fungsi biologis universal setiap spesies yang memiliki mode ini. Mode ini mencatat asosiasi mineral dengan batubara atau serpih minyak. Konteks bahan organik tersebut memberi informasi tentang lingkungan geologi, tanpa menyatakan bahwa mineralnya sendiri merupakan batubara atau menghasilkan minyak. Kategori ini mencatat asal tafonomik lain, yaitu hubungan dengan perubahan bahan organisme setelah kematian atau pengawetan sisa-sisanya. Istilah lainnya mengikuti pengelompokan sumber dan tidak menetapkan satu proses tunggal. Mode ini mengaitkan mineral dengan kebakaran batubara atau kebakaran tambang lainnya. Konteks pemanasan tersebut dibedakan dari pembentukan magmatik, sementara label tidak menentukan apakah api terjadi secara alami atau dipicu manusia. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan proses antropogenik di lingkungan tambang. Asosiasi tersebut tidak mengubah status nomenklatur spesies; status valid tetap ditentukan secara terpisah dari daftar IMA. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.
Sumber & konteks
Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.
Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi. PDF halaman 21, baris tabel 10, nama Baryte CSV baris 443, nama Baryte[1] The New IMA List of Minerals — September 2026 ↗
[2] Bermanec et al. (2024), The Average Symmetry Index of Minerals Co-Varies with Their Hydrogen Content, Rarity, and Paragenetic Mode — Supplementary Table S1 ↗
[3] Crystal system and crystal family — Online Dictionary of Crystallography ↗
International Union of Crystallography · Versi, metode, dan hak →