Spesies mineral · Batuan & mineral

Akaganeite

Ringkasan bersumber

Akaganeite adalah spesies mineral dengan formula (Fe³⁺,Ni²⁺)₈(OH,O)₁₆Cl₁.₂₅·nH₂O. Master List IMA–CNMNC September 2026 mencatat status Rn (dinamai ulang). Kompilasi mineralogi 2024 mencatat kategori kristal Monoklinik; Tetragonal.

Profil mineral · sumber IMAData diperbarui 2026-10-133 sumber ↗
Unsur dalam notasi Akaganeite. Notasi mengandung okupansi campuran, variabel, kekosongan, atau penanda yang tidak dihitung otomatis. Kotak hanya menandai simbol unsur yang dikenali, tanpa rasio atau proporsi; formula lengkap tetap ada pada profil. [1]. Diagram: Bumi · CC BY-SA 3.0.
Konteks pembentukan Akaganeite. Hubungan kategori dalam kompilasi Bermanec dkk. (2024), bukan urutan proses atau kondisi setiap spesimen. [2]. Diagram: Bumi · CC BY 4.0.

Data profil dan rujukan

Nama resmi IMAAkaganeite
Simbol unsur dalam formulaCl, Fe, H, Ni, O
Rujukan pertama pada Master ListMineralogical Magazine 33 (1962), 270
Rujukan kedua terpilihAmerican Mineralogist 88 (2003), 782
Mode pembentukan dalam datasetPM14 · Mata air panas dan geyser (Hot springs & geysers); PM42 · Nodul mangan dasar laut (Sea-floor Mn nodules); PM47 · Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah (Low-T subaerial oxidative hydration/weathering); PM48 · Zona pelindian tanah (Soil leaching zone minerals)

01 · Profil

Komposisi dalam formula

Formula Akaganeite pada sumber adalah (Fe³⁺,Ni²⁺)₈(OH,O)₁₆Cl₁.₂₅·nH₂O. Simbol unsur yang tercantum: Cl, Fe, H, Ni, O. Angka atau penanda subskrip dalam formula mencakup 8, 16, 1.25, 2. Penanda superskrip 3+, 2+ dipertahankan terpisah dari subskrip agar notasi muatan tidak tertukar dengan koefisien. Notasi simbolik variabel n dipertahankan sebagaimana sumber; simbol tersebut tidak diperlakukan sebagai unsur kimia tersendiri. Tanda koma dalam kelompok formula dipertahankan; profil ini tidak menetapkan persentase komposisi spesimen dari notasi tersebut. Formula ini merupakan rumusan spesies pada Master List, bukan hasil pengukuran komposisi setiap spesimen. Notasi lengkap yang mempertahankan posisi subskrip dan superskrip tersedia pada data rilis.

02 · Profil

Kristal dan simetri bersumber

Untuk Akaganeite, Supplementary Table S1 studi Bermanec dan rekan-rekan (2024) memuat label kategori kristal Monoklinik; Tetragonal (monoclinic; tetragonal). Notasi grup ruang yang tercantum: I2/m; I4/m, C2/m. Sistem monoklinik merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; label ini menggambarkan kategori simetri dan tidak menetapkan kebiasaan bentuk semua spesimen. Sistem tetragonal merupakan salah satu dari tujuh sistem kristal; simetri tetragonal dibedakan dari sistem kubik meskipun bentuk luar spesimen dapat menyerupai satu sama lain. Kompilasi mencantumkan lebih dari satu notasi grup ruang; semuanya dipertahankan tanpa memilih salah satunya sebagai satu nilai universal. Informasi ini mengikuti versi kompilasi 2024, sedangkan nama dan formula profil mengikuti Master List IMA September 2026. Perbedaan versi tersebut tetap terlihat pada rujukan sumber.

03 · Profil

Status dan riwayat nomenklatur

Akaganeite tercatat dengan status Rn: Dinamai ulang. Kode Rn menandai spesies yang telah mengalami perubahan nama melalui proses nomenklatur. Nama resmi pada baris Master List dipakai sebagai identitas profil ini; nama lama tidak dihitung sebagai spesies tambahan. Kolom IMA No. / Year memuat 1962-004. Kolom Country mencatat Japan sebagai negara penemuan awal menurut batas negara masa kini. Kolom ini tidak mewakili seluruh lokasi keterdapatan mineral, dan tidak diubah menjadi titik lokasi pada peta Bumi.

04 · Profil

Rujukan pencatatan spesies

Master List mencantumkan rujukan pertama untuk Akaganeite: Mineralogical Magazine 33 (1962), 270. Rujukan kedua terpilih adalah American Mineralogist 88 (2003), 782. Menurut pengantar Master List, kolom kedua berisi rujukan yang paling mutakhir atau paling lengkap menurut penyusun daftar. Rujukan bibliografis ini disalin sebagai jejak pencatatan. Isi seluruh artikel tersebut belum ditelaah untuk profil ini, sehingga sifat fisik, struktur kristal, serta mekanisme pembentukan tidak disimpulkan hanya dari judul jurnal atau nomor halaman.

05 · Profil

Bagaimana mineral ini terbentuk

Dataset 2024-04-08 · Minerals 14(4), 387 · DOI 10.3390/min14040387 menghubungkan Akaganeite dengan PM14 (Mata air panas dan geyser); PM42 (Nodul mangan dasar laut); PM47 (Hidrasi dan pelapukan oksidatif subaerial pada suhu relatif rendah); PM48 (Zona pelindian tanah). Mode ini menghubungkan spesies dengan lingkungan mata air panas atau geyser. Hubungan dengan sistem air panas menjelaskan konteks pembentukan, tanpa menetapkan satu suhu untuk semua lokasi. Mode ini mencatat spesies yang diasosiasikan dengan nodul mangan di dasar laut. Konteks nodul memberi informasi tentang lingkungan pembentukan dan tidak menjadikan semua mineral dalam kategori sebagai mineral mangan murni. Kategori ini mencatat mineral yang berhubungan dengan hidrasi atau pelapukan oksidatif dalam lingkungan subaerial bersuhu relatif rendah. Istilah tersebut menerangkan jalur alterasi dan tidak mengukur kondisi setiap spesimen. Mode ini mengaitkan mineral dengan zona pelindian pada tanah. Pelindian melibatkan pemindahan komponen oleh air, sehingga penetapan konteks tidak berarti semua tanah memiliki susunan mineral yang sama. Kategori ini menunjukkan konteks yang dicatat dalam dataset tersebut, bukan klaim bahwa setiap spesimen terbentuk melalui semua proses itu. Penetapan mode merupakan interpretasi ilmiah yang dapat berubah dengan bukti baru.

Sumber & konteks

Profil disusun otomatis dari tabel IMA dan dicocokkan secara tepat dengan dataset kristal/paragenesis Bermanec et al. (2024), melalui pemeriksaan identitas, status, kelengkapan, dan sampel editorial. Belum mendapat telaah ahli eksternal atau telaah seluruh rujukan primer.

Nama, formula, data nomenklatur, dan adaptasi teks profil ini: CC BY-SA 3.0 Unported. Atribusi: IMA–CNMNC, Master List September 2026; adaptasi oleh Bumi.